Mendalami kemampuan Fotografi

Mendalami Ilmu Fotografi



Ada beberapa teknik yang dapat Anda lakukan dengan kamera yang Anda miliki. Jangan pernah berpikir bahwa sebuah kreatifitas dibatasi oleh seberapa mahal kamera yang Anda gunakan. Anda dapat memulai karya sederhana fotografi dengan menggunakan sebuah kamera sederhana. Yang perlu diperhatikan dalam membuat sebuah karya fotografi yang menarik ialah komposisi, moment, dan exposure. Jadi dengan hanya mengacu pada ketiga hal tersebut Anda telah mampu menciptakan karya fotografi yang baik.

Dalam kesempatan ini saya akan mencoba untuk berbagi teknik fotografi kepada Anda semua. Karya - karya fotografi di bawah ini saya ciptakan dengan menggunakan kamera sederhana Fujifilm Finepix HS30. Jadi hentikan asumsi bahwa fotografi eksklusif hanya dapat dilakukan oleh kamera - kamera berharga selangit!

Teknik Fotografi Panning


Gambar. 1 Mobil di Bandara Soe-Ta


Gambar. 2 Tukang Jamu di Lintasan Kereta Api Karawang

Menciptakan karya fotografi dengan teknik panning bukanlah hal yang sangat sulit untuk dapat Anda lakukan. Memang dibutuhkan kesabaran untuk dapat menciptakan karya panning yang baik. Pada awalnya Anda akan banyak gagal, namun kemudian terbiasa dengan angle dan pergerakan kamera yang anda gunakan. Saya akan mendeskripsikan proses pembuatan karya fotografi di atas sesuai dengan kemampuan yang saya miliki.





Pergerakan fokus objek menjadi bagian penting yang harus diperhatikan dalam teknik fotografi PANNING.. Seperti halnya gambar di atas, objek utama bidikan menjadi sangat fokus sementara lintasan yang dilaluinya terkesan kabur (blur) seperti goresan angin. Efek blur pada background menjadikan objek utama terlihat lebih hidup dan seolah - olah sedang melakukan pergerakan. Perhatikan gambar 1 di atas (maaf yah image sizenya sudah saya perkecil untuk mencegah pembajakan liar). Pada gambar tersebut saya sengaja menunggu objek bergerak di sepanjang lintasan yang memiliki beberapa lampu penerang jalan agar efek garis cahaya (lighting lines) menjadi bagian dari pemanis objek utama. Kondisi pencahayaan yang minim perlu diperhatikan dalam membuat foto di malam hari seperti pada gambar pertama. Kamera akan sulit menangkap fokus pada objek utama jika kita salah dalam mengondisikan pengaturan eksposure. Anda dapat mengantisipasi hal ini dengan menggunakan bantuan lampu kilat (flash) yang tersedia pada kamera atau menggunakan flash tambahan pada kamera yang anda gunakan.

Berikut tahapan langkah saya dalam membuat foto panning pada gambar. 1 :

1. Gunakan mode Manual (untuk pemula dapat memanfaatkan mode Sport atau Shutter Priority)
2. Atur bukaan diafragma pada ukuran medium (dalam foto tersebut saya menggunakan setting f/4,5)
3. Atur kecepatan rana (shutter speed) pada ukuran rendah (dalam foto tersebut saya menggunakan 1/25)
4. Aktifkan cahaya kilat (flash) pada kamera Anda
5. Jika sebelumnya Anda menggunakan pengaturan face detection segera non-aktifkan
6. Setting ISO 100 pada kamera Anda untuk mencegah noise dan menyempurnakan eksposure
7. Tunggu objek dengan memperkirakan lintasan yang akan dilaluinya
8. Fokuskan kamera pada objek utama dengan menekan tombol rana (shutter) setengah bagian
9. Tekan tombol rana (shutter) secara penuh
10. Gerakan kamera secara perlahan dan ikuti pergerakan objek utama

PENTING!
>> Tidak dianjurkan menggunakan tripod untuk menghasilkan fotografi panning yang baik karena akan mengurangi ruang pergerakan Anda saat mengikuti objek utama.
>> Akan lebih baik jika Anda menggunakan mode Manual karena Anda dapat mengatur eksposure dan ketajaman objek sesuai dengan kreatifitas Anda sendiri.


Foto kedua (gambar. 2) saya ambil di lokasi perlintasan kereta api daerah Karawang, Jawa Barat. Berbeda dengan foto pertama, foto ini saya ambil pada waktu siang hari jam 12 siang dengan kondisi cukup cahaya. Akan lebih mudah jika kita menciptakan karya fotografi panning pada kondisi cukup[ cahaya karena fokus yang ditangkap kamera akan semakin jelas saat Anda menekan setengah bagian tombol rana (shutter). Namun ada beberapa bagian penting yang harus diperhatikan dalam kondisi ruang bebas cahay seperti pada gambar. 2 tersebut. Anda akan mendapatkan hasil yang terlalu terang jika keliru dalam mengatur susunan eksposure. Gunakan shutter speed antara 1/25 sampai 1/50 dan apperture f/5 untuk mencegah hasil yang terlalu terang . Ada baiknya jika Anda menggunakan bantuan WB dan filter untuk mengantisipasi masuknya cahaya yang berlebihan.

Demikian informasi yang dapat saya bagikan pada kesempatan ini. Terima kasih untuk kesediaannya untuk mengakses blog ini dan mari terus kembangkan kreatifitas dalam bidang fotografi :)
Tinggalkan komentar dan berdiskusi lah untuk setiap hasil fotografi Anda dalam forum ini.


Di bawah ini saya update karya fotografi terbaru saya di tahun 2015 ....




"Sukses berawal dari MIMPI yang diproses melalui TINDAKAN." - Christian Yohanes






:

       
Posting Komentar

Karya Fotografi

Karya Fotografi
Karya Fotografer Christian Yohanes

Follow by Email