Jealous State

Cara mengendalikan rasa CEMBURU


 
 





Sebelum kita membahas bagaimana cara mengendalikan rasa cemburu, kita harus mengetahui apa yang disebut dengan rasa cemburu dan bagaimana proses terjadinya rasa cemburu. Dalam bahasa inggris cemburu disebut sebagai 'jealousy' yang berarti pikiran negatif, rasa takut, kecemasan akan kehilangan sesuatu. Kamus Besar Bahasa Indonesia lebih tegas menyatakan bahwa rasa cemburu adalah sifat atau perilaku yang mencerminkan keirihatian, kesirikan, kecurigaan, ataupun kekurangpercayaan. Dalam bahasa mandarin cemburu disebut sebagai 'chi cu' yang artinya adalah meminum air cuka (asam).





Melihat beberapa definisi di atas, timbul beberapa pertanyaan di dalam benak pikiran saya, diantaranya adalah 'Apakah benar kecemburuan sejatinya adalah sifat dan perilaku negatif yang harus kita hindari dalam kehidupan?' 'Jika benar kecemburuan adalah sifat dan perilaku yang negatif, mengapa Alkitab menjelaskan bahwa Allah dapat merasakan rasa cemburu? (keluaran 20:5, keluaran 34:14)?' 'Selanjutnya mengapa sebuah hadits dalam  Alquran pun menjelaskan bahwa kecemburuan adalah naluri alamiah yang diberikan Allah kepada manusia? (HR. Bukhari Muslim) (HR. Imam Ahmad, al-Bukhari dan Muslim)?' Coba renungkan kembali beberapa pertanyaan yang terlintas dalam pikiran saya dan bersiaplah untuk menelusuri penjelasan saya mengenai rahasia pria idaman dalam mengendalikan rasa cemburu yang datang dalam kehidupannya.






Terlepas dari masalah penilaian beberapa definisi mengenai rasa cemburu yang telah saya jabarkan di atas, saya mencoba untuk membongkar rahasia di dalamnya dan mengubah penilaian negatif terhadap rasa cemburu tersebut untuk menghasilkan energi positif yang dapat membangun kehidupan, terutama kehidupan Anda sebagai seorang Pria Idaman.

CEMBURU adalah salah satu bentukan perasaan yang bersifat ekstrim yang mampu menghasilkan energi yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia.

Perhatikan ini...!
Energi merupakan daya atau kekuatan yang diperlukan untuk melakukan berbagai proses kegiatan. Energi bersifat kekal, artinya terbentuknya sebuah energi tidak dihasilkan dari buah tangan manusia dan keberadaannya tidak dapat dimusnahkan. Beberapa pakar ilmu pengetahuan menjelaskan definisi-definisi singkat mengenai energi yang akan saya bagikan kepada Anda.



1. Energi adalah kemampuan membuat sesuatu terjadi (Robert L. Wolke)
2. Energi adalah kemampuan benda untuk melakukan usaha (Mikrajuddin)
3. Energi adalah suatu bentuk kekuatan yang dihasilkan atau dimiliki oleh suatu benda (Pardiyono)
4. Energi adalah sebuah konsep dasar termodinamika dan salah satu aspek penting dalam analisis teknik (Michael J. Moran)
Dari beberapa definisi di ata kita dapat menyimpulkan bahwa energi merupakan kdaya atau kekuatan yang dimiliki oleh suatu benda/manusia sehingga mampu untuk melakukan suatu pekerjaan/aktivitas/tindakan.

Karena sekarang kita mengetahui bahwa CEMBURU berkaitan dengan ENERGI karena itu hari ini saya menyimpulkan dengan tegas bahwa kehadiran rasa cemburu dalam kehidupan bukan merupakan sebuah kesalahan dari Tuhan dalam proses penciptaan... 

Lalu mengapa kecemburuan seringkali berbuah tindakan negatif?

Ijinkan saya menjawab pertanyaan di atas dengan sebuah pernyataan sederhana.

"Pertanggungjawaban akibat dari penggunaan segala sesuatu selalu bergantung penuh pada si penggunanya. - Christian Yohanes"

Segala sesuatu yang timbul dan menjadi akibat dari rasa cemburu adalah buah yang dicerminkan dari karakter asli si pemilik rasa tersebut. Pribadi positif akan cenderung menghasilkan buah positif dalam setiap keputusan serta tindakannya, pribadi negatif akan cenderung menghasilkan buah negatif.

Dalam penjelasan di atas saya telah menjelaskan kepada Anda bahwa rasa cemburu merupakan bentukan energi yang kehadirannya tidak dapat dimusnahkan. Energi nya hanya akan bermanfaat baik secara optimal di tangan seseorang yang dapat mengendalikannya. Daripada harus memperdebatkan permasalahan benar atau salah dari sebuah rangkaian teori, akan lebih baik jika kita menelusuri rahasia lainnya agar kita dapat menyingkapi rasa cemburu yang seketika hadir dan terkadang mengubah respon kita dalam menghadapinya. Ketika Anda mengetahui rahasia ini, Anda akan menjadi pribadi yang benar-benar dapat terhubung satu dengan yang lainnya dalam penuh kedamaian sehingga selanjutnya Anda layak untuk memiliki predikat sebagai seorang PRIA IDAMAN. 

"Nice guy will always do the nice things on every circumstance. - Christian Yohanes"




3 Penyebab Rasa Cemburu


  1. Insecurity Feel (Perasaan Tidak Aman)
          Perasaan tidak aman merupakan indikasi umum dari munculnya perasaan cemburu. Seringkali seseorang membuang istilah 'rendah diri' yang bukan merupakan istilah klinis, tetapi mengacu pada istilah penilaian 'ego miskin' atau harga diri yang rendah untuk sebutan kepada seorang 'pria pencemburu' yang merasa tidak aman dalam hubungan romantismenya. Pria pencemburu biasanya memiliki tingkat percaya diri yang rendah, tidak merasa cukup baik atau cukup berharga untuk dipertahankan untuk mendapatkan perhatian orang-orang disekitarnya dari waktu ke waktu. Sangat penting untuk dicatat, bahwa 'perasaan tidak aman' ini biasanya bersifat tidak mutlak pada pria dan wanita. Misalnya, seorang wanita yang berprofesi sebagai pengacara mungkin dinilai berada dalam kondisi yang selalu aman, namun secara psikologi tingkat kecemburuannya mungkin saja menjadi sangat tinggi dan perasaan tidak amannya mulai hadir dalam hubungan romansa percintaanya. Seorang pria mungkin saja memiliki rasa aman dalam jabatannya yang tinggi di perusahaan namun hal tersebut tidak dapat menjadi ukuran mutlak untuk mengukur tingkat kepercayaan dirinya dalam hubungan percintaannya.

      2.  Obsessive Thinking (Pikiran Terobsesi)
            Pikiran adalah sebuah aspek yang dapat mempengaruhi seseorang untuk bertindak dan mengambil keputusan. Pemikiran positif akan menuntun Anda untuk mengambil pilihan positif dan begitupula sebaliknya. Dalam sebuah pencapaian akan sesuatu hal, otak kita akan menganalisa permasalahan dan kecenderungan otak dalam menargetkan sebuah 'obsesi' menjadi sangat tinggi. Obsesi adalah suatu kondisi dimana seseorang memiliki sebuah keinginan akan sesuatu, baik itu benda maupun seseorang. Dengan kata lain, obsesi diartikan sebagai keinginan psikis yang mungkin harus terpenuhi.
Jika seseorang telah terobsesi terhadap sesuatu, maka dapat dipastikan bahwa kesukaannya tidak akan jauh dari apa yang diobsesikannya. Dalam konteks ini saya akan membahas 2 model obsesi manusia terhadap orang lain di sekitarnya.

Model pertama: Ingin menjadi sama dengan seseorang yang diobsesikannya.
Model kedua : Ingin memiliki seseorang yang diobsesikannya.

(...pembahasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam Ebook 10 Kunci SUKSES Pria Idaman FULL VERSION)



       3.   Paranoid Personality (Kepribadian yang Paranoid)
       
              Paranoid berasal dari bahasa Yunani (paranoia) yang artinya ialah gangguan mental yang diderita seseorang yang meyakini bahwa orang lain (di sekitarnya) akan membahayakan dirinya (posisinya, kedudukannya, status sosialnya, harga dirinya). Dikatakan sebagai gangguan karena biasanya pola pikir 'paranoid' ini merupakan sugesti yang tertanam lama dan sangat mendasar serta mempengaruhi alam bawah sadar seseorang dengan sugestivitas yang tinggi.





(...pembahasan lebih lanjut dapat Anda simak dalam Ebook 10 Kunci SUKSES Pria Idaman FULL VERSION)


 Dalam Ebook 10 Kunci SUKSES menjadi Pria Idaman saya mengungkapan rahasia lebih mendalam mengenai pengendalian diri dalam rasa cemburu yang membuat saya menjadi begitu kuat dalam menghadapi hal-hal yang terkadang mengganggu perasaan saya. Download versi GRATIS nya dalam link yang telah saya sediakan dan lakukan pemesanan segera untuk FULL VERSION EBOOK 10 Kunci SUKSES Menjadi Pria Idaman.

Salam SUKSES,
Christian Yohanes








:

       
Posting Komentar

Karya Fotografi

Karya Fotografi
Karya Fotografer Christian Yohanes

Follow by Email