Newborn Photography Tips

Ciptakan Momen Indah Kelahiran Bayi Anda dengan Tips Photography Ini


Alangkah indahnya menyaksikan kelahiran bayi Anda sebagai anugerah Tuhan dalam kehidupan Anda dan keluarga. Suatu momen yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik baru saja terjadi dalam kehidupan Anda hari ini. Saya, Christian Yohanes turut mengucapkan SELAMAT dan berbahagia atas kelahiran bayi mungil Anda.

Untuk melengkapi kebahagiaan yang hari ini Anda rasakan, ijinkan saya berbagi tips menarik seputar fotografi bayi (Newborn Baby Photography) yang bisa Anda lakukan untuk mengabadikan momen bahagia kelahiran bayi Anda. Tips fotografi yang akan saya bagikan dalam artikel ini akan sangat berbeda dengan tips fotografi yang pernah saya berikan sebelumnya. Kali ini objek fotografi yang akan kita abadikan adalah seorang bayi yang baru lahir. Artinya ada sebuah tantangan baru yang harus kita hadapi ketika kita melakukan sesi pemotretan BABY NEWBORN PHOTOGRAPHY.



Berbicara tentang seorang bayi, ada dua hal yang pasti;


  1. Mereka empuk dan lezat dan saya ingin menikmati kelezatan jari-jari kaki mereka.
  2. Mereka tumbuh dengan cepat bahkan lebih cepat dari cara Anda menyadarinya.
Dalam menangkap momen-momen singkat aktifitas bayi, perkembangan lucu bayi, dokumentasi fotografi, hingga fotografi kehidupan lainnya (human interest photography) adalah sesuatu yang dapat Anda hargai mahal sampai selama-lamanya. Anda tidak perlu pergi ke studio fotografi untuk hanya ingin mendapatkan hasil foto yang terlihat lebih profesional. Saya telah mengumpulkan beberapa tips menarik dari ide-ide fotografi terbaik fotografer profesional maupun fotografer amatir mengenai teknik fotografi bayi baru lahir ini (BABY NEWBORN PHOTOGRAPHY CONCEPTUAL). Di akhir babak penjelasan saya nanti, Anda akan mampu dan tahu cara mengatur sesi pemotretan langsung bersama bayi kesayangan Anda dan membuat Anda bisa mengabadikan momen-momen lucu bayi Anda dengan mengikuti seluruh tips yang saya berikan kali ini.


1. Ciptakan Pencahayaan Terbaik

Untuk mendapatkan pencahayaan terbaik dalam sesi fotografi bayi baru lahir (Newborn Baby Photography) kita perlu jeli melihat sumber cahaya yang ada di sekitar lokasi pemotretan fotografi bayi yang kita lakukan. Saya menyarankan untuk kita memilih banyak sumber cahaya alami di sekitar (cahaya matahari/ sun lighting). Gunakan lampu  atau eksternal flash pelengkap sebagai ambience lighting untuk menambahkan tekstur warna dan memperkuat konsep yang Anda inginkan terhadap sesi fotografi bayi yang Anda lakukan.

Pilih ruangan yang memiliki sumber cahaya matahari paling banyak dan buatlah studio foto bayi Anda di lokasi tersebut. Biasanya kita bisa menggunakan jendela, pintu maupun ventilasi udara sebagai lubang sumber cahaya alami yang kita inginkan. Perhatikan letak dari jendela dan pintu yang akan kita jadikan sebagai sumber cahaya dan pastikan arah jatuh cahaya tepat mengarah ke arah dimana Anda menempatkan posisi bayi Anda untuk melakukan pemotretan.

Dalam hal ini jika dibutuhkan, Anda juga bisa menggunakan reflektor ataupun cermin untuk membantu mengarahkan pencahayaan ke bagian-bagian obejek yang nantinya akan diisikan cahaya.


2. Tentukan Waktu Pemotretan yang Tepat

Karena subjek fotografi kita ini adalah seorang bayi, maka kita perlu memahami karakteristik dari bayi yang ingin kita foto tersebut. Ingatlah waktu-waktu saat bayi Anda berada dalam kondisi paling nyaman dan bahagia (biasanya setelah mandi) dan waktu dimana bayi Anda sudah mulai ingin tertidur nyenyak di atas kasur kesayangannya (biasanya setelah makan). Dalam waktu-waktu tersebut kita dapat melakukan aktifitas pengambilan gambar (shooting) karena pada waktu-waktu tersebut lah waktu terbaik untuk kita mengendalikan mood hingga posisi sang bayi.

Gunakan media pendukung seperti musik yang menenangkan, alat-alat bermain yang dapat menglihkan perhatian sang bayi namun tetap mengondisikan mood mereka untuk tetap berada dalam posisi yang paling nyaman.


3. Gunakan Properti yang Netral dan Bertekstur Agar Bayi Terlihat Lebih Bersinar

Hal yang perlu diperhatikan selanjutnya saat kita melakukan fotografi bayi baru lahir adalah dengan menjaga warna bayi menjadi lebih bersinar. Kenapa bayi harus terlihat lebih bersinar? Karena kondisi bayi pada saat baru dilahirkan berada pada kondisi yang diasumsikan 'suci', 'kudus' ataupun 'masih bersih' dalam kehidupan sosial kita sebagai manusia.

Karena itu, pilihlah alat peraga, background atau properti pendukung lainnya yang berwarna netral dengan nada yang sama sehingga pusat perhatian yang paling kuat nantinya akan keluar dari gambar bayi yang kita foto. Memilih warna terang akan membantu pencahayaan gambar karena akan memantulkan cahaya dari sumber cahaya yang kita gunakan. Memilih warna gelap akan memperkuat kesan atau konsep karena kontras akan diperkuat saat dikombinasikan dengan warna kulit bayi.

Anda juga dapat menambahkan minat visual lainnya dengan menggunakan properti dengan tekstur variatif seperti selimut rajut atau selimut bulu. Anda juga dapat menggunakan selimut tersebut sebagai latar belakang pemotretan karena bahannya yang tidak mudah kusut.

4. Pastikan Kondisi Bayi Siap untuk Melakukan Pemotretan

Selain melakukan persiapan terhadap pencahayaan terbaik, waktu terbaik dalam pemotretan bayi, kitaj uga perlu memastikan kesiapan bayi untuk mengikuti sesi pemotretan yang kita lakukan. Segala kemungkinan dapat terjadi saat kita melakukan sesi pemotretan fotografi bayi (Newborn Baby Photography). Mulai dari kondisi bayi yang kurang fit, properti yang kurang mendukung, cuaca yang membuat intensitas cahaya yang kita butuhkan berkurang. Hal-hal seperti ini harus terlebih dahulu kita pertimbangkan agar kita mampu mengantisipasi setiap kejadian yang akan menghambat sesi pemotretan bayi.

Siapakan barang-barang yang disukai oleh bayi Anda untuk membangkitkan mood dari bayi selama mengikuti sesi pemotretan bayi. Fokuslah terhadap kenyamanan bayi Anda dan kendalikan setiap gerakan-gerakan bayi yang terjadi selama proses pemotretan berlangsung. Ini akan memudahkan kita mendapatkan hasil foto terbaik dalam sesi pemotretan bayi yang kita lakukan.
Siapkan perlengkapan bayi cadangan untuk berjaga-jaga jika mood mereka mula terganggu atau mereka tiba-tiba buang air atau merasa gerah dengan pakaian yang dikenakan bayi tersebut saat itu.

5. Atur Kamera Anda untuk Mendapatkan Hasil Terbaik

Jika Anda sebelumnya sudah menetapkan titik dan bidikan kamera, atur kamera Anda ke mode potret. Melakukan hal tersebut dapat membantu mengaburkan latar belakang ddan menghaluskan kulit maupun rambut secara otomatis.

Bagi Anda yang memotret dengan menggunakan DSLR Camera dan terbiasa dengan mode manual saya lebih menyarankan Anda untuk tetap bermain dalam mode manual kamera Anda. Kelebihan memotret dalam mode manual kamera dapat Anda simak dalam artikel yang sudah saya buat sebelumnya seputar Rahasia SUKSES Fotografi. Setting mode manual pada kamera dapat membantu Anda untuk lebih variatif dalam menciptakan nuasa konsep yang Anda inginkan. Ingat bahwa konsep dalam sebuah fotografi akan menjadi kuat jika kita mahir dalam mengombinasikan segitiga pencahayaan (apperture, shutter speed, dan iso) secara tepat dan sesuai dengan kondisi cahaya yang ada di sekitar lokasi pemotretan.

Dengan pengaturan kamera yang baik, Anda akan mendapatkan kombinasi warna yang menarik, kontras gambar yang sesuai serta nuansa konsep yang kuat dalam setiap fotografi bayi yang Anda hasilkan.








:

       
Posting Komentar

Karya Fotografi

Karya Fotografi
Karya Fotografer Christian Yohanes

Follow by Email